Friday, May 20, 2011

Pada postingan kali ini kita akan membahas tentang Siklus Hidrologi. Apa sih Siklus Hidrologi itu ? Siklus Hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfir ke bumi dan kembali ke atmosfir melalui kondensasi, presipitasi, evaporasi dan transpirasi. Pemanasan air samudera oleh sinar matahari merupakan kunci proses siklus hidrologi tersebut dapat berjalan secara kontinu. Air berevaporasi, kemudian jatuh sebagai presipitasi dalam bentuk hujan, salju, hujan batu, hujan es dan salju (sleet), hujan gerimis atau kabut. Pada perjalanan menuju bumi beberapa presipitasi dapat berevaporasi kembali ke atas atau langsung jatuh yang kemudian diintersepsi oleh tanaman sebelum mencapai tanah. Setelah mencapai tanah, siklus hidrologi terus bergerak secara kontinu dalam tiga cara yang berbeda:

* Evaporasi / transpirasi - Air yang ada di laut, di daratan, di sungai, di tanaman, dsb. kemudian akan menguap ke angkasa (atmosfer) dan kemudian akan menjadi awan. Pada keadaan jenuh uap air (awan) itu akan menjadi bintik-bintik air yang selanjutnya akan turun (precipitation) dalam bentuk hujan, salju, es.

* Infiltrasi / Perkolasi ke dalam tanah - Air bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah dan batuan menuju muka air tanah. Air dapat bergerak akibat aksi kapiler atau air dapat bergerak secara vertikal atau horizontal dibawah permukaan tanah hingga air tersebut memasuki kembali sistem air permukaan.

* Air Permukaan - Air bergerak diatas permukaan tanah dekat dengan aliran utama dan danau; makin landai lahan dan makin sedikit pori-pori tanah, maka aliran permukaan semakin besar. Aliran permukaan tanah dapat dilihat biasanya pada daerah urban. Sungai-sungai bergabung satu sama lain dan membentuk sungai utama yang membawa seluruh air permukaan disekitar daerah aliran sungai menuju laut. Air permukaan, baik yang mengalir maupun yang tergenang (danau, waduk, rawa), dan sebagian air bawah permukaan akan terkumpul dan mengalir membentuk sungai dan berakhir ke laut. Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam komponen-komponen siklus hidrologi yang membentuk sisten Daerah Aliran Sungai (DAS).Jumlah air di bumi secara keseluruhan relatif tetap, yang berubah adalah wujud dan tempatnya.

Siklus Hidrologi

Kata Kunci :

Evaporasi (Penguapan)
Ketika air dipanaskan oleh sinar matahari, permukaan molekul-molekul air memiliki cukup energi untuk melepaskan ikatan molekul air tersebut dan kemudian terlepas dan mengembang sebagai uap air yang tidak terlihat di atmosfir. Sekitar 95.000 mil kubik air menguap ke angkasa setiap tahunnya. Hampir 80.000 mil kubik menguapnya dari lautan. Hanya 15.000 mil kubik berasal dari daratan, danau, sungai, dan lahan yang basah, dan yang paling penting juga berasal dari tranpirasi oleh daun tanaman yang hidup. Proses semuanya itu disebut Evapotranspirasi.

Transpirasi (penguapan dari tanaman)
Uap air juga dikeluarkan dari daun-daun tanaman melalui sebuah proses yang dinamakan transpirasi. Setiap hari tanaman yang tumbuh secara aktif melepaskan uap air 5 sampai 10 kali sebanyak air yang dapat ditahan.

Kondensasi (pengembunan)
Ketika uap air mengembang, mendingin dan kemudian berkondensasi, biasanya pada partikel-partikel debu kecil di udara. Ketika kondensasi terjadi dapat berubah menjadi cair kembali atau langsung berubah menjadi padat (es, salju, hujan batu (hail)). Partikel-partikel air ini kemudian berkumpul dan membentuk awan.

Presipitasi
Presipitasi pada pembentukan hujan, salju dan hujan batu (hail) yang berasal dari kumpulan awan. Awan-awan tersebut bergerak mengelilingi dunia, yang diatur oleh arus udara. Sebagai contoh, ketika awan-awan tersebut bergerak menuju pegunungan, awan-awan tersebut menjadi dingin, dan kemudian segera menjadi jenuh air yang kemudian air tersebut jatuh sebagai hujan, salju, dan hujan batu (hail), tergantung pada suhu udara sekitarnya.

Perkolasi / Infiltrasi
Beberapa presipitasi dan salju cair bergerak ke lapisan bawah tanah, mengalir secara infiltrasi atau perkolasi melalui celah-celah dan pori-pori tanah dan batuan sehingga mencapai muka air tanah (water table) yang kemudian menjadi air bawah tanah. Sumber : http://www.lablink.or.id


Monday, May 9, 2011

Agama Hindu

Pada 1500 sebelum masehi , bangsa sekitar tahun arya berhasil menanglikan bangsa darwinda di india , kemudian lahirlah agama Hindu .Agama hindu mempunyai banyak dewa namu 3 dewa senatiasa di puja yaitu :dewa brahmana ,dewa wisnu &dewa syiwa . menurut agama hindu ,manusia hidup sekarang ini merupakan renkaransi dari kehidupan sebelumnya .manusia hidup di dunia ,adalah samsara .untuk itu tujuan yg hendak diraih adalah matsa ,yaitu terbatas dari di lahirkan kembali
Ada 4 kasta di agama hindu
1. Kasta bhramana merupakan kasta tertinggi ,bertugas menjalankan upacara{_-upacara keagaman .Adapun yg termasuk kasta ini adalah para brahmana .
2. Kasta ksatria bertugas menjalankan pemerintaha yg termasuk kasta ini adalah para raja ,bang sawan ,&prajurit
3. Kasta waisya kasta dari golongan rakyat jelata ,seperti para petani &pedagag
4. Kasta sudra , merupakan kasta kasta yg paling rendah seperti para buda
Agama Budha
Konsep agama Budha mengarjakan bahwa hidup adalah menderita ,dan penderitan itu terjadi karna ketidak tahuan manusia akan kebenaran yg hakiki ,kebenaran yg mutlag .Namun dada jln keluar untuk mengatasi manusia dari ketidak tahuan (awidya), yaitu melalui jl kebenaran yg harus ditempuh manusia selama hidupnya .
Seluruh ajaran budha terdapat dalam buku tripitaka yg terdiri atassebagai berikut
1. Winayapitaka,berisi tentang peraturan dan hukum yg menentukan cara hidup para pemeluk agama budha
2. Sutratinpitaka , berisi tentang wejangan –wejangan sang budha
3. Abhidharma pitaka , berisi tentang panjelasa & uraian mengenai agama budha
Proses masuknya pengaruh agama hindu maupu agama budha ke indonisia melalui hubungan perdagangan india dengan indonisia
Pengaruh Hindu dan budha telah bembaru membaur menjadi satu dengan kepercayaan dan keyakinan yg telah ada sebelumnya sehingga semakin memperkaya khasanah budaya bagsa i ndonesia
Peninggalan sejarah zaman kerajan bercorak hindu maupun budha , merupakan bukti nyata adanya sejarah masa lalu.penigalan-peningalan tersebut sangat berharga ,karna hanya dari peningalan itu kita semua dapat mempelajari apa yg sebenarnya terjadi ,kapan ,dimana,siap yg berkuasa waktu itu ,&sebagainya

ATMOSFER
I. Pengertian
Berasal dari bahasa Yunani, yaituat mos (uap) danshpaira (bola/bumi). Jadi, atmosfer mempunyai
pengertian selubung berwujud gas yang mengelilingi bumi.
II. Keadaan cuaca
Terdiri dari empat unsur pokok yang saling mempengaruhi:
•Matahari.
•Posisi suatu daerah terhadap garis lintang bumi.
•Atmosfer.
•Relief muka bumi.
III.Kegunaan atmosfer
IV.Komposisi udara
Komposisi udara bersih sangat bervariasi dari satu tempat ke tempat yang lain di seluruh dunia.
Rata-rata persentase (per volume) gas dalam udara bersih dan kering:
Nitrogen 78%
Oksigen 20,8%
Argon 0,9%
Gas lain 0,3%
Gas lain (helium, neon, krypton, xenon, hydrogen, dan methan) merupakan gas yang permanen. Gas yang tidak permanen misalnya karbondioksida, ozon, amoniak, uap air, karbonmonoksida, sulfurdioksida, dll.
Udara juga mengandung uap air yang jumlahnya bervariasi. Udara kering (misal di daerah gurun)
mengandung sedikit uap air. Udara basah (misal di wilayah hutan tropis) bisa mengandung 6% uap air.
V.Struktur vertikal atmosfer
1.Lapisan troposfer
Gejala cuaca (awan, petir, topan, badai, dan hujan) terjadi di lapisan ini. Pada lapisan troposfer terdapat penurunan suhu yang terjadi karena troposfer menyerap sangat sedikit radiasi gelombang pendek dari matahari, sementara permukaan tanah memberikan panas pada lapisan troposfer yang
`terletak di atasnya (dapat melalui konduksi, konveksi, adveksi, dan turbulensi), serta ada proses
kondensasi dan sublimasi yang dilepaskan oleh uap air atmosfer.
∗Konduksi : proses pemanasan secara merambat atau bersinggungan.
∗Konveksi : proses pemanasan secara vertikal.
∗Adveksi: proses pemanasan secara horizontal.
∗Turbulensi : proses pemanasan secara tidak beraturan.
∗Kondensasi : proses pendinginan yang mengubah wujud uap air menjadi air.
∗Sublimasi : proses perubahan wujud es menjadi uap air.
Ciri-ciri lapisan troposfer:
1.Pertukaran panas banyak terjadi pada troposfer bawah, sehingga suhu turun dengan bertambahnya
ketinggian pada situasi meteorologi (ilmu tentang cuaca). Nilainya berkisar antara 0,5°C dan 1°C tiap 100 meter dengan nilai rata-rata 0,65°C tiap 100 meter. Di wilayah dataran rendah setiap kenaikan 100 meter, suhu akan mengalami penurunan 0,5° C.
2.Udara troposfer atas sangat dingin sehingga lebih berat dibandingkan dengan udara di atas
tropopause yang menyebabkan udara troposfer tidak dapat menembus tropopause.
3.Ketinggian tropopause lebih besar di ekuator daripada di daerah kutub. Di ekuator, tropopause
terletak pada ketinggian 18 km dengan suhu -80°C. Sedangkan di kutub tropopause hanya mencapai ketinggian 6 km dengan suhu -40°C.Tr op o p a u se adsalah lapisan udara yang terdapat di antara troposfer dengan stratosfer.
2.Lapisan stratosfer
Lapisan atmosfer di atas tropopause merupakan lapisan inversi, artinya suhu udara bertambah tinggi (panas) seiring dengan naiknya ketinggian. Disebut juga lapisan isothermis. Kenaikan suhu ini disebabkan oleh lapisan ozonosfer yang menyerap radiasi ultraviolet dari matahari. Bagian atas stratosfer dibatasi oleh permukaan diskontinuitas suhu yang disebutstratopause. Stratopause terletak pada ketinggian 60 km dengan suhu 0°C.
3.Lapisan mesosfer
Lapisan mesosfer ditandai dengan penurunan orde suhu 0,4°C setiap 100 meter, karena lapisan ini mempunyai keseimbangan radiasi yang negatif. Bagian atas mesosfer dibatasi olehmesopause yaitu lapisan di dalam atmosfer yang mempunyai suhu paling rendah (-100°C). Ketinggian sekitar 85 km.

4.Lapisan termosfer
Lapisan ini terletak pada ketinggian 85-300 km yang ditandai dengan kenaikan suhu dari -100°C sampai ratusan bahkan ribuan derajad.
Ba-gian atas lapisan atmosfer dibatasi olehter mopause yang meluas dari ketinggian 300- 1000 km. Suhu termopause adalah konstan terhadap ketinggian, tetapi berubah menurut waktu, yaitu berhubungan dengan insolas


(incoming solar radiation). Suhu pada malam hari berkisar antara 300°-1200°C dan pada siang hari 700°-
1700°C. Densitas termopause sangat kecil, kira-kira 10 kali densitas atmosfer permukaan tanah.
Weather and Climate
I. Pengertian Cuaca dan Iklim
Cuaca adalah keadaan udara pada saat tertentu dan di wilayah tertentu yang relatif sempit dan
pada jangka waktu yang singkat.
Iklim adalah keadaan cuaca rata-rata dalam waktu yang lama. Penyelidikannya 10-30 tahun dan
meliputi wilayah yang luas.
II. Unsur-Unsur Cuaca dan Iklim
1. Suhu udara
Suhu udara adalah keadaan panas atau dinginnya udara. Alat untuk mengukur suhu udara atau derajad panas disebut termometer. Pengukuran biasa dinyatakan dalam skala Celsius (C), Reamur (R), dan Fahrenheit (F). Suhu udara tertinggi di permukaan bumi adalah di daerah tropis (sekitar ekuator) dan makin ke kutub makin dingin.
Pada waktu kita mendaki gunung, suhu udara terasa dingin saat ketinggian bertambah. Tiap kenaikan bertambah 100 meter, suhu udara berkurang (turun) rata-rata 0,6°C. Penurunan suhu semacam ini disebut gradien temperatur vertikal atau lapse rate. Pada udara kering, besar lapse rate adalah 1°C.
Rumus gradiensuhu untuk daerah tropis
H
26,3°C- 0,65°C x ―――
100 m
Contoh
Berapakah suhu udara di Kota Wonosobo yang memiliki ketinggian 800 mdpl?
800 m
= 26,3°C – { 0,65°C x――― }
100 m
= 26,3°C – { 0,65°C x 8 }
= 26,3°C – 5,2°C
= 21,1°CFaktor-faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya suhu udara suatu daerah:
a. Lama penyinaran matahari
• Lamanya penyinaran matahari membuat tinggi temperatur.
• Semakin miring sinar matahari semakin berkurang panasnya
• Semakin tinggi tempat semakin rendah suhunya.
• Keadaan tanah, tanah yang licin dan putih banyak memantulkan panas. Tanah yang hitam dan
kasar banyak menyerap panas. Daratan cepat menerima dan melepaskan panas dibandingkan lautan.
b. Sudut datang sinar matahari
c. Relief permukaan bumi
d. Banyak sedikitnya awan
e. Perbedaan letak lintang
f. Sifat permukaan bumi

*Amplitudo suhu
*Amplitudo suhu harian : perbedaan suhu harian tertinggi dan terendah.
*Amplitudo suhu bulanan: perbedaan suhu rata-rata harian tertinggi dan terendah.
*Amplitudo tahunan: perbedaan suhu rata-rata bulan terpanas dengan suhu rata-rata terdingin.
*Jalan suhu harian :perubahan suhu naik atau turun dalam satu hari.
*Besar kecilnya amplitudo suhu dipengaruhi oleh keadaan permukaan bumi, tinggi rendahnya
kelembapan udara, dan sifat arus laut pada laut/samudera sekitarnya.
2. Tekanan udara
• merupakan tenaga yang bekerja untuk menggerakkan massa udara dalam setiap satuan luas
tertentu.
• Diukur dengan menggunakan barometer.
• Satuan tekanan udara adalah milibar (mb).
• Garis yang menghubungkan tempat-tempat yang sama tekanan udaranya disebut sebagai
isobar.
Variasi Tekanan Udara
Tekanan udara dibatasi oleh ruang dan waktu. Artinya pada tempat dan waktu yang berbeda,
besarnya juga berbeda.
a.Tekanan udara secara vertikal → makin ke atas semakin menurun. Hal ini dipengaruhi oleh:
• Komposisi gas penyusunnya makin ke atas makin berkurang.
• Sifat udara yang dapat dimampatkan, kekuatan gravitasi makin ke atas makin lemah.
• Adanya variasi suhu secara vertikal di atas troposfer (>32 km) sehingga makin tinggi tempat
suhu makin naik.
b. Tekanan udara secara horizontal
yaitu variasi tekanan udara dipengaruhi suhu udara, bahwa daerah yang suhu udaranya
tinggi akan bertekanan rendah dan daerah yang bersuhu udara rendah tekanannya tinggi.
Pola penyebaran tekanan udara horizontal dipengaruhi:
• Lintang tempat.
• Penyebaran daratan dan lautan.
• Pergeseran posisi matahari tahunan.
Isobar di Selandia Baru dan Australia bagian timur

3. kecepatan angin
Angin merupakan udara yang bergerak. Sifat angin meliputi kekuatan angin, arah angin, dan kecepatan angin. Arah dan kekuatan angin dapat diketahui dengan bermacam-macam cara, antara lain dengan bendera angin. Arah angin dinyatakan dalam derajad → 360° atau 0° (angin utara), 90° (angin timur), 180° (angin selatan), 270° (angin barat).Kecepatan angin diukur dengan anemometer.
Kecepatan angin ditentukan oleh:
a. Gradien barometrik
yaitu angka yang menunjukkan perbedaan tekanan udara melalui dua garis isobar yang
dihitung untuk tiap-tiap 111 km (= 1°) di ekuator.
Contoh
Bila garis isobar I tekanan udaranya 2010 mb, garis isobar II tekanan udaranya 2000 mb, serta jarak
kedua garis isobar adalah 300 km tentukan gradient barometriknya!
Garis isobar I
= 2010 mb
Garis isobar II
= 2000 mb
Selisih tekanan
= 10 mb
Gra metriknya = 10 : (300:111)
= 10 : 2,702
= 3,7 mb
Hukum Stevenson berbunyi “kecepatan angin bertiup berbanding lurus dengan gradien
barometriknya.”
b. Relief permukaan bumi → angin bertiup kencang pada daerah yang reliefnya rata.
c.Tidak adanya pohon-pohon yang tinggi dan lebat.
d. Letak lintang
Hukum Buys Ballot berbunyi “angin bertiup dari daerah yang bertekanan tinggi ke daerah yang bertekanan rendah dan mengalami pembiasan ke kanan di belahan bumi utara serta ke kiri di belahan bumi selatan.”
Macam-macam angin
a.Angin tetap
→ angin pasat, angin barat, angin timur.
b. Angin tidak tetap → angin darat dan angin laut, angin gunung dan angin lembah, angin jatuh atau
terjun.
∗ Angin siklon adalah angin yang gerakannya berputar memusat. Gerakan angin di belahan bumi utara arah perputarannya berlawanan dengan arah jarum jam. Sedangkan di belahan bumi selatan searah dengan putaran jarum jam.
∗ Angin antisiklon adalah angin yang berputar meninggalkan daerah bertekanan udara maksimum. Di belahan bumi utara perputarannya searah dengan jarum jam, sedangkan di selatan berlawanan dengan perputaran jarum jam.
4. Awan merupakan kumpulan tetesan air (kristal-kristal es) di dalam udara di atmosfer yang terjadi karena adanya pengembunan/pemadatan uap air yang terdapat di dalam udara setelah melampaui keadaan jenuh.
Pembagian awan yang diketahui sekarang adalah hasil kongres yang diadakan di Munchen
tahun 1802 dan Uppsala (Swedia) tahun 1894.
∗Kabut adalah udara air yang terkondensasi berubah menjadi titik air yang melayang-layang dekat
permukaan bumi. Di daerah industri kabut dapat bercampur dengan asap/gas sisa-sisa
pembakaran, membentuksmog. Smog sangat menghalangi pemandangan kita.
5. Kelembapan udara
a. Kelembapan mutlak (absolut) adalah bilangan yang menunjukkan berapa gram uap air yang
tertampung dalam satu meter kubik udara.


b. Kelembapan nisbi (relatif) adalah bilangan yang menunjukkan berapa persen perbandingan antara uap air yang ada dalam udara saat pengukuran dan jumlah uap air maksimum yang dapat ditampung oleh udara tersebut.
Rumus kelembapan nisbi
kelembapan mutlak udara
――――――――――――x 1 0 0%
nilai jenuh udara
Contoh
Suatu udara di sebuah ruangan laboratorium dengan ukuran 3 x 3 x 3 m atau bervolume 27 m3 mengandung uap air dengan ukuran sebanyak 360 gram, dan pada suhu udara 21° C mengandung uap air sebanyak 18,5 gram, maka:
• Kelembapan mutlaknya
360 gr / 27 m3 = 13,33 gr/m3
• Kelembapan relatifnya
(13,33 / 18,5) x 100% = 72%
6. Curah hujan
adalah jumlah air hujan yang turun pada suatu daerah dalam waktu tertentu. Faktor-faktor yang
mempengaruhinya:
• Letak DKAT (daerah konvergensi antar tropik).
• Bentuk medan/topografi.
• Arah lereng medan.
• Jarak perjalanan angin di atas medan datar.
• Posisi geografis daerahnya.
7.Radiasi matahari.

PERUSAHAAN DAN BADAN USAHA

A . Pengertian perusahan
n Perusahan merupakan kesatuan teknis yg bertujuan menghasilkan barang / jasa

B . Jenis perusahan
Perusahan ekstraktif
Perusahan ini bergerak di bidang penggalian / pengambilan hasil alam
Contoh : PT INCO menggolah timah
2 Perusahaban agraris
Perusahan ini bergerak di bidang penggolahan tanah
Contoh : pertanian,perkebunan
3 perusahaan industri
Perusahan ini bergerak di bidang pengolahan bahan baku dari mentah menjadi siap pakai
Contoh: PT semen mengolah batugunung menjadi semen
4 perusahaan perdagangan
Perusahaan in brgergrerak di bidang usaha pembelian untuk dijual kembali
Contoh : pedagang sayur
5 perusahaan jasa
Perusahan ini bergerak di bidang jasa / pelayanan
Contoh : perhotelan,tukang cukur
6 perusahaan manufaktur
Perusahan yg menghasilkan jasa,pengabungan dari prusahaan agraris d.s.b

an
C . Macam macam badan usaha
………Badan usaha menurut pemilihan modal dibagi menjadi dua yaitu BUMN dan BUMS
1 . BUMN
BUMN adalah badan usaha yg moalya dimiliki oleh negara. Bentuk badan usaha di bedakan menjadi
A . Perusahaan jawatan
Perusahaan jawatan adalah bentuk badan usaha yg hamper seluruh modalya di miliki oleh Negara atau pemeritah
B . perusaan umum
Perusahaan umum adalah bentuk badan usaha yg milik Negara yg bertujuan melayani masyarakat dan mencari keuntunggan
C. PERSERO
PERSERO adalah perusahaan yg melakukan usaha denggan tujuan utama mencari laba dan juga melayai masyarakat

2 . BUMS
BUMS adalah badan usaha yg modalya dari swasta.
Contoh : PT bank central asia

D . BADAN USAHA MENURT BENTUK HUKUMNYA DAPAT DIGOLONGKAN MENJADI
A . Firma
Firma adalah perusahaan yg di dirikan 2 orang atau lebih dengan memakai satu nama
B . perusahan komeanditer
Perusahan komanditer adalah persekutuan dari beberapa orang yg menggumpulkan modal dan diantara mereka ada yg ada yg memasukan modal saja
C . PERSERO TERBATAS (PT)
PERBATAS adalah persero yg modalya berasal dari penjualan saham
D . Koperasi
Koperasi adalah badan usaha yg didirikan oleh seseorang / badan hukum koperasi
E . YAYASAN
YAYASAN adalah badan usaha yg didirikan oleh seseorang / pemerintah dgn jalan misalnya kekayaan untuk bertujuan tertentu terutama tujuan sosial

A. Pola kegiatan Ekonomi Penduduk

Kegiatan ekonomi penduduk umumnya mempunyai pola berdasarkan kondisi fisik permukaan bumi. Pola kegiatan ekonomi pendudk banyak di tentukan oleh keberadaan penduduk tersebut bertempat tinggal di permukaan bumi ini
B. Penggunaan Lahan
Lahan yang tersedia di permukaan bumi selayaknya di gunakan dengan arif dan bijaksana agar dapat lestari mengeluarkan hasil untuk diolah sehingga menghasilkan dan akhirnya dapat di gunakan memenuhi kebutuhan

Penggunaan lahan dapat di kelompokkan menjadi 2 bagian


1) Penggunaan lahan untk pertanian

a. Pertanian sedrhana atau pertanian primitive adalah pertanian yg dilakukan dgn menggunakan peralatan sederhana seperti ,parang, sabit, cangkul, dan sejanisnya dilaksanakan berpindah-pindah ataupun menetap
b. Pertanian maju adalah pertanian yang di lakukan penduduk dengan cara menggunakan peralatan yang lebih baik. Pertanian maju dapat di lakukan pada tanah yang belum di aliri air atau tanah tadah hujan ,dan tanah yang sudah di aliri air dg teratur atu pertanian dengan irigasi .
2) Penggunaan lahan bukan untuk pertanian
Penggunaan laha bukan untuk pertanian di lakukan untuk mmenuhi kebutuhan manusia sebagai tempat tinggal tempat melakukan produksi barang dan sebagainya

a. Penggunaan lahan untuk perumahan
b. Penggunaan laha untuk indrustri
c. Penggunaan lahan untuk jasa
C. Pola pemukiman penduduk
Pemukiman penduduk sering di samakan dg perumahan penduduk, namun sebenarnya kedunya berbeda. Perumahan adalah sekelompok rumah yang berfunsi sbg tempat tinggal yang di lengkapi dengan prasarana dan sarana lingkungan. Sedangkan pemukiman adalah bagian dari lingkungan hidup di luar kawasan lindung baik dalam lingkup ruang pemukiman maupun perkantoran

1). Pola pemukiman yang memanjang
2) pola pemukiman terpusat
3) pola pemukiman linear
4) pola pemukiman mengelilingi fasilitas

PETA OBJEK GEOGRAFI
A. Informasi keruangan dari Peta, Atlas dan Globe
1. PETA
Peta adalah gambaran sebagian atau seluruh wilayah dipermukaan bumi. Ilmu yang
mempelajari tentang peta disebut “Kartografi”, sedangkan ahli pembuat peta disebut
“Kartografer”.
Syarat peta yang baik secara umum sebagai berikut :
a. Konfrom, yaitu bentuk peta yang digambar harus sebangun dengan keadaan yang
sebenarnya dilapangan.
b. Ekuidistand, yaitu jarak dipeta jika dikalikan dengan skalanya harus sama dengan
jarak sebenarnya dilapangan.
c. Ekuivalen, yaitu daerah / bidang yang digambar dipeta setelah diperhitungkan dengan
skalanya, harus sama dengan keadaan sebenarnya dilapangan.
Peta dapat dibedakan berdasarkan isi, bentuk, dan skalanya
a. Peta berdasarkan isinya, dapat dibedakan sebagai berikut :
1. PetaUmum
Peta umum adalah peta yang menggambakan seluruh kenampakan dipermukaan
bumi.
Peta umum dapat dibedakan sebagai berikut :
a. Peta Dunia, yaitu
Peta yang berfungsi memberikan informasi letak dan wilayah setiap Negara
didunia.
b. Peta Korografi, yaitu
Peta yang memberikan gambaran seluruh / sebagaian wilayah permukaan bumi.
c. Peta Topografi, yaitu
Peta yang memberikan gambaran tentang permukaan bumi dan reliefnya.
2. Peta Khusus
Peta khusus adalah peta yang didalamnya hanya menggambarkan satu aspek dari
gejala dipermukaan bumi.
b. Peta berdasarkan bentuknya, dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Peta datar (peta piaminetri)
Peta datar adalah peta yang dibuat dibidang datar, seperti kertas, kanvas,
maupun, triplek.
2. Peta timbul (peta relief)
Peta timbul atau relief adalah peta yang dibuat dengan sesuai bentuk sebenarnya
dipermukaan bumi.
3. Peta digital
Peta digital adalah peta yang dibuat dengan alat bantu komputer.
c. Peta Berdasarkan skalanya, dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Peta kadaster : Peta yang mempunyai skala 1:100 sampai 1:500.
2. Peta skala besar : Peta yang mempunyai skala 1:5.000 sampai 1:250.000
3. Peta skala menengah : Peta yang mempunyai skala 1:250.000 sampai 1:500.000
4. Peta skala kecil : Peta yang mempunyai skala 1:500.000 sampai
1:1.000.000.

a. Judul Peta
Saat kita pertama membaca sebuah peta.
b. Simbol peta
gambar-gambar berupa simbol.
1. Kenampakan Hipsografi
Kenampakan hipsografi / kenampakan relief ini berupa bentang alam daratan, seperti
pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah, bukit, lembah dan lain-lain.
2. Kenampakan Hidrografi
Hidrografi yaitu bentuk muka berupa perairan, seperti lautan, selat, sungai, danau
dan sebagainya.
3. Kenampakan Buatan Manusia
Pada peta kenampakan buatan manusia, seperti jalan, rel kereta api,kota, bangunana,
dan lain-lain.
4. Kenampakan Vegetasi
adalah ditunjukkan oleh simbol gambar vegetasi yang bersangkutan.
5. Kenampakan Khusus
Kenampakan khusus adalah kenampakan pada peta yang menggambarkan suatu tema
tertentu.
c. Garis Astronomi
Untuk membaca simbol dalam peta.
d. Legenda
Untuk menjelaskan suatu objek.
- Garis Lintang
adalah gars khayal yang menghubungkan dan melingkari belahan bumi.
- Garis Bujur
adalah garis khayal utara dan kutub selatan.
- Garis Bujur 0o
adalah garis yang membagi barat dan bujur timur.
e. Skala Peta
1. Skala Huruf
Skala ini ditunjukkan dengan menggunakan kata atau angka.
2. Skala garis
Skala garis ditunjukkan dengan garis yang tertera beberapa angka dalam ukuran
centimeter dan ukuran perbandingan .
3. Skala Pembanding
Skala pembanding biasanya ditunjukkan dengan pembanding angka.
f. Arah mata angin
untuk menunjukkan arah mata angin.
g. Nama tempat
Untuk memudahkan pembacaan peta.
h. Inset
peta yang berukuran kecil dari peta utama.

2. ATLAS
Atlas adalah kumpulan peta-peta yang dirancang untuk disimpan

C. Atlas Berdasarkan Isi
1. Atlas Umum
Atlas yang memberikan informasi geografi secara umum.
2. Atlas Tematik
Atlas yang memberikan informasi tentang setu fenomena tertentu.
a. Daftar Isi
Untuk memudahkan mencari letak atau isi yang akan dicari.
b. Keterangan
Isi dari kertas atau buku tersebut
c. Indeks
Memudahkan penggunaan dalm mencari letak suatu tempat atau objek.
3. GLOBE
Globe adalah model tiruan bola bumi yang memberikan gambaran bentuk bumi sehingga
mendekati bentuk yang sebenarnya.
Bumi mempunyai beberapa dimensi sebagai berikut :
a. Luas permukaan bumi : ± 510.066.000 km2
b. Luas daratan : 148.326.000 km2
c. Luas lautan : 361.740.000 km2
d. Keliling equator : 40.075 km2
e. Keliling meridian : 40.007 km2
f. Jari-jari kutub : 6.357 km2
g. Jari-jari equator : 6.378 km2
B. Membuat Sketsa dan Peta Objek Geografi
1. Sketsa (Peta mental / denah )
Penggambaran tanpa pengukuran langsung di lapangan dan hanya menggambarkan seperti
yang ada dalam pikiran kita.
Kelompok IV : - Dicky Setiaji
- Panji Prasetyo
2. Peta Datar
Peta yang dibuat pada bidang datar, seperti kertas, kain, kanvas, maupun triplek.
3. Peta Timbul
Peta yang dibuat sesuai dengan bentuk sebenarnya di permukaan bumi.
4. Peta Tematik
Peta yang dibuat dengan alat bantu computer.

Tenaga Endogen dan Tenga Eksogen

Tenaga Endogen adalah tenaga pengubah muka bumi yg berasal dari dalam bumi, sedangkan tenaga eksgen adalh tenaga pengubah muka bumi yg beraal dari muka bumi. Tenaga endogen bersumber dari magma yg bersofat membangun(konstruktiv).
1. Bentuk muka bumi yg dihasilkan oleh tenaga endogen
Diastropisme adalah tenaga yg mendorong terjadinya pergerakan kerak bumi. kerak bumi terdiri atas dua macam yaitu, kerak benua dan kerak samudra. Kerak benua juga di sebut lempeng benua, sedangkan kerak samudra di sebut juga lempeng samudra. Secara geologis, tenaga endogen meliputi tektonisme, vulkanisme, dan seisme(gempa)
a. Hasil dari proses tektonisme
Tektonisme adalah perubahan letak/kedudukan lapisan kulit bumi secara horizontal maupun vertikal.
1) Epirogenesa adalh gerakan lapisan kulit bumi secara
horisontal maupun vertikal. Gerakan epirogenesa di bagi menjadi 2 :
a.epirogenesa positif yaitu gerak turunnya permukaan bumi sehingga laut seolah olah mengalami kenaikan
b.epiro genesa negatif yaitu gerak naiknya permukaan bumi sehingga laut seolah olah mengalami penurunan
2)orogenesa adalah gerakan pada lapisan kulit bumi secara horisontal maupun vertikal akibat pengangkatan dan penurunan permukaan bumi yg terjadi sangat cepat dan di wilayah yg sempit.
Berdasarkan bentuknya proses tektonisme di bedakan atas patahan dan lipatan
LIPATAN
1. Lipatan tegak
2. Lipatan miring
3. Lipatan menutup
4. Lipatan rebah
5. Sesar sungkup

PATAHAN
1. tanah naik
2. tanah turun
3. sesar
4. blok mountain

bentuk muka bumi dari bentuk patahan dan lipatan di antaranya sebagai berikut
1. pegunungan
2. dataran tinggi
3. plato atau plateau
4. depresi
5. palung laut
6. lubuk laut
7. pegunungan lautt
8. ambang laut
9. shelf

b.Hasil proses vulkanisme
1. ilustrasi magma
a. batholit
b. lakoit
c. sill
d. gang
e. apofisa
f. diatrema
2. ekstrusi magma
a. ekstrusi sentral
b. ekstrusi linier
c. ekstrusi areal
1) gunung
2) fenomena alam pasca vulkanik
a. mata air panas dan air mineral
b. sumber gas
c. mata air gesyer
c. hasil dari proses gempa
berdasarkan faktor penyebab gempa bumi adalah :
1) gempa tektonik
2) gempa vulkanik
3) gempa runtuhhan
4) gempa buatan
gempa menurut letak terjadinya dapat di bedakan sebagai berikut:
1) gempa episentrum
2) gempa hiposentrum

gempa berdasarkan hiposentrum dapat dibedakan sebagai berikut
1) gempa dangkal
2) gempa intermediet/ menengah
3) gempa dalam
gempa berdasarkan episentrum dapat dibedakan sebagai berikut
1) gempa sentral
2) gempa linier

a. dampak positif
dampak positif tenaga endogen bagi kehidupan sebagai berikut.
1) Kawasan tangkapan air hujan
2) Sumber bahan tambang dan sumber daya mineral
3) Pusat tenagalistrik
4) Tempat habittat berbagai jenis flora dan fauna
5) Tempat pariwisata dan laboratorium alam
b. Dampak negatif
Dampak negatif tenaga endogen bagi kehidupan sebagai berikut
1) Letusan gunung api
2) Gempa bumi dan bencana alam


2. Bentuk Muka Bumi yg di hasilkan oleh tenaga eksogen
a. Pengikisan
1. Tenaga air
2. Tenaga angin
3. Tenaga gelombang
4. Tenaga gleyser
5. Tenaga makhulk hidup
b. Pelapukan
1. Pelapukan fisik
2. Pelapukan kimiawi
3. Pelapukan organis
c. Pengangkutan material
1. Jenis pergerakan pelan
a. rayapan tanah
b. rayapan talus
c. rayapan batuan
d. rayapan batuan glyser
e. solifluksi
2. jenis pergerakan cepat
a. aliran tanah
b. aliran lumpur
c. gugur puing
3. longsor lahan
a. luncur
b. longsor puing
c. jatuh puing
d. longsor batu
e. jatuh batu
4. amblesan

pergerakan tenaga eksogen menpunyai dmapak positif maupun negatif bagi kehidupan :
a. dampoak positif
1) memunculkan habitat
2) memperluas daratan
3) memunculkan barang barang tambang ke permukaan bumi
b. dampak negatif
1) angin kencang dan badai
2) hujan sangat deras
3) panas matahari yg berlebihan
4) erosi tanah
5) abrasi

MASA KOLONIAL EROPA DI INDONESIA


A.Peran Indonesia Dalam Perdagangan Dan Pelayaran Antara Asia Dan Eropa

Indonesia terlibat langsung dalam perkembangan perdagangan dan perlayaran antara Asia dan Eropa karena letak geografis indonesia yg berada pada jalur pelayaran tersebut karena indonesia penghasil rempah-rempah.Pada tahun 1521, telah terbuka jalan laut yg menghubungkan indonesia (maluku) dgn Eropa Barat.Pusat-pusat perdagangan di laut tengah merupakan kawasan yg sangat sibuk dan ramai.Disamping itu, tdk jarang orang-orang Eropa mendatangi pusat –pusat perdagangan laut tengah dalam mendapatkan rempah-rempah.

B.Kedatangan Bangsa Eropa Ke Indonesia
 Jatuhnya konstantinopel mendorong negara-negara Eropa datang ke indonesia untuk mencari rempah-rempah.Namun ternyata tujuan mereka tdk hanya sekedar datang mereka berusaha mengambil alih perdagangan,menguasainya,dan akhirnya menjadikanya negara jajahan.
1. Kedatangan Bangsa Portugis Ke Indonesia
Tujuan tersebut lebih dikenal dgn:
• Gold,yaitu mencari emas dan kekayaan
• Glory,yaitu mencari keharuman nama,kejayaan,dan kekuasaan.
• Gospel,yaitu tugas suci menyebarkan agama Kristen
2. Kedatangan Bangsa Spanyol Ke Indonesia
Tujuan bangsa Spanyol yaitu mencari kekayaan,menyebarkan agama nasrani dan mencari daerah jajahan.Pada tanggal 8 Nopember 1521,kapal dagang Spanyol berlabuh di maluku.
3. Kedatangan Bangsa Inggris ke Indonesia
Inggris mendirikan kongsi dagang yg diberi nama East Indian Company pda tahun 1600. Pada tahun 1811, Thomas Stamford Raffles telah berhasil merebut seluruh wilayah kekuasaan Belanda di Indonesia.
4. Kedatangan bangsa Belanda di Indonesia
Perang antara Belanda melawan Spanyol selama 80 tahun (1568-1648) telah mendorong Belanda mencari daerah jajahan ke nusantara. Belanda datang pertama kali ke Indonesia pda thn 1596, dibawah pimpinan Cornelis De Houtman, dan berhasil mendarat di pelabuhan Banten. Pda tgl 20 Maret 1602 Belanda mendirikan kongsi dagang bernama VOC.
C. PERKEMBANGAN MASYARAKAT, KEBUDAYAAN, DAN PEMERINTAHAN PADA MASA KOLONIAL EROPA

1. Masa colonial Portugis
Di Ternate bangsa Portugis berusaha merebut perdagangan cengkeh dan pala. Di daerah Maluku, Portugis berusaha menanamkan usaha kekuasaannya, namun hampir semua menolak kehadirannya karena sikap Portugis yg sombong.
2. Masa colonial Spanyol
Spanyol hanya berhasil menguasai kerajaan Tidore saja, itupun tidak lama, karena setalah masyarakat Ternate dan Tidore bersatu, Spanyol jg diusir dri Maluku.
3. Masa colonial Inggris
Monopoli dagang yg diprogramkan oleh EIC tidak sempat berkembang di Indonesia krn Inggris segera terdesak oleh Belanda. Saat itu Inggris di bawah pimpinan gubernur jendral Raffles. Perkembangan masyarakat pda masa Raffles lebih baik daripada saat pimpinan Daendles.



4. Masa colonial Belanda
Semanjak Belanda menginjakkan kakinya ke Indonesia mereka mendirikan VOC. Tanam paksa adalah peraturan yg mewajibkan setiap desa untuk menyisihkan sebagian tanahnya utk ditnmi komoditi ekspor, khususnya kopi, tebu, dan nila. Politik etis adlh suatu pemikiran yg menyatakan bahwa pemerintah colonial memegang tanggung jawab moral bagi kesejahteraan pribumi.

Sunday, May 1, 2011

Bentuk-Bentuk Badan Usaha


Dalam beroperasi, perusahaan haruslah memiliki badan hukum tertentu agar perusahaan tersebut memiliki legalitas untuk menjalankan kegiatannya. Keberadaan badan hukum perusahaan akan melindungi perusahaan dari segala tuntutan akibat aktivitas yang dijalankannya. Karena badan hukum perusahaan memberikan kepastian berusaha, sehingga kekhawatiran atas pelanggaran hukum akan terhindar, mengingat badan hukum perusahaan memiliki rambu-rambu yang harus dipatuhi. Dengan memiliki badan hukum, maka perusahaan akan memenuhi kewajiban dan hak terhadap berbagai pihak yang berkaitan dengan perusahaan, baik yang ada di dalam maupun di luar perusahaan.


Faktor Dalam Memilih Badan Usaha

Pendirian suatu badan hukum perusahaan haruslah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Ada beberapa faktor untuk memilih badan usaha yang akan dijalankan. Dalam praktiknya, pertimbangan utama pemilihan bentuk badan hukum perusahaan antara lain:
 Keluwesan untuk beraktivitas
Pertimbangan tentang luasnya bidang usaha yang akan dimasuki oleh pemilik, misalnya tanpa dibatasi oleh modal, wilayah, atau batasan lainnya. Pertimbangan keluwesan beraktivitas ini biasanya bagi mereka yang memiliki modal relatif besar dan memiliki hubungan dengan berbagai pihak yang terkait, baik pemerintah, swasta, maupun asing. Sebaliknya, bagi mereka yang tidak terlalu memperhatikan keluwesan beraktivitas biasanya hanya berfokus pada bidang/wilayah tertentu saja.
 Batas wewenang dan tanggung jawab pemilik
Pertimbangan yang memperhatikan masalah tanggung jawab terhadap utang piutang perusahaan terhadap harta pribadi. Dalam hal pengembanan wewenang dan tanggung jawab, pemilik biasanya memikirkan faktor resiko yang akan dihadapi. Pada perusahaan yang jenis badan usahanya memiliki tanggung jawab tidak terbatas, apabila perusahaan mengalami resiko kerugian, maka harta pribadi ikut menjadi atas utang/kewajibannya.
 Kemudahan pendirian
Pertimbangan untuk pemilik yang ingin memulai usaha yang berskala kecil. Pemilik hanya perlu memenuhi syarat yang sederhana dan langsung dapat menjalankan usahannya. Yang menjadi pertimbangan biasanya faktor biaya dan modal yang harus dipenuhi.
 Kemudahan memperoleh modal
Kemudahan perusahaan dalam mendapatkan modal usaha, mengingat perusahaan yang dijalankan semakin besar. Kemudahan memperoleh modal ini, baik berupa modal sendiri atau modal pinjaman dari berbagai pihak seperti bank, atau bantuan dari berbagai pihak.

 Kemudahan untuk memperbesar usaha
Pertimbangan bagi mereka yang berpikir jauh ke depan dan optimis bahwa usaha yang dijalankan akan semakin besar, menjadi pertimbangan badn usaha yang akan dipilih. Perusahaan yang semula kecil terpaksa mengubah badan usahanya karena usahanya makin besar dan terus mengalami perkembangan.
 Kelanjutan usaha
Pemilik berharap usaha yang dijalankan memiliki umur yang panjang. Oleh karena itu, pemilihan badan usaha untuk jangka waktu yang panjang menjadi pertimbangan guna perkembangan usaha ke depannya.

Dengan mempertimbangkan beberapa faktor di atas, maka diharapkan badan usaha yang dipilih benar-benar mampu memenuhi harapan pemiliknya. Seiring dengan perkembangan jaman yang setiap saat berubah, maka pemilihan badan usaha juga harus memiliki visi yang jauh ke depan.


Macam-Macam Bentuk Badan Usaha

Terdapat banyak pilihan badan hukum perusahaan yang ada saat ini. Tiap-tiap badan hukum memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Para pemilik usaha dapat memilih badan hukum sesuai dengan tujuan dari masing-masing pemilik usaha terhadap apa yang ingin dicapainya. Dalam praktiknya, terdapat beberapa macam bentuk badan usaha yang dapat dipilih, yaitu:
  1. Perusahaan Perseorangan
  2. Firma (fa)
  3. Perseroan Komanditer (CV) Commanditaire Vennootschap
  4. Perseroan Terbatas
  5. Perusahaan Negara
  6. Perusahaan Daerah
  7. Koperasi dan Yayasan


A. Perusahaan perseorangan
Perusahaan perseorangan merupakan bentuk badan usaha hukum yang hanya dimiliki oleh satu orang dan menanggung seluruh resiko secara pribadi. Manajeman perusahaan dikelola pemilik yang berfungsi sebagai direktur atau manajer atau bahkan sekaligus pelaksana harian di perusahaan tersebut. Pemilik merupakan aktor utama dalam mengambil setiap kebijakaan dan keputusan perusahaan. Kemudian juga dalam hal pengelolaan aktivitas perusahaan sehari-hari, termasuk melakukan hubungan dengan para pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan.
Perusahaan perseorangan memiliki struktur yang sederahana dengan kepemilikan tunggal serta memiliki tanggung jawab tidak terbatas terhadap seluruh utang perusahaan yang dimiliki perusahaan. Artinya, apabila harta kekayaan perusahaan tidak mencukupi untuk membayar kewajibannya maka akan digunakan harta milik pribadi.
Adapun keuntungan yang diperoleh jika memilih perusahaan perseorangan adalah sebagai berikut:

1. Pendirian perusahaan sangat mudah dan tidak berbelit-belit.
2. Perusahaan perseorangan cocok untuk usaha yang relatif kecil atau mereka yang memiliki modal dan bidang usaha yang terbatas.
3. Tidak terlalu memerlukan akta formal (akta notaris), sehingga pemilik tidak perlu mengeluarkan biaya yang berlebihan.
4. Memilki keleluasaan dalam hal mengambil keputusan baik menentukan arah perusahaan atau hal-hal yang berkaitan dengan keuangan perusahaan.
5. Dalam hal peraturan, tidak terlalu banyak peraturan pemerintah yang mengatur perusahaan jenis ini, sehingga pemilik bebas melakukan aktivitasnya.
6. Dalam hal pajak pemilik tidak perlu membayar pajak perseroan, walaupun semua pendapatan harus bayar pajak perorangan.
7. Semua keuntungan menjadi dan dimiliki oleh pemilik dan dapat digunakan secara bebas oleh pemilik.


Sementara itu keterbatasan atau kerugian perusahaan perorangan antara lain dalam hal:

1. Permodalan
Lebih sulit memperoleh modal yang artinya jika perusahaan ini ingin mendapatkan tambahan modal atau investasi dari perbankan relatif sulit, terutama untuk jumlah yang besar.
2. Ikut tender
Perusahaan perseorangan relatif sulit mengikuti tender karena kesulitan dalam memenuhi persyaratan kelengkapan dokumen dan jumlah dana yang tersedia.
3. Tanggung jawab
Pemilik perusahaan perseorangan bertanggung jawab terhadap utang perusahaan secara penuh.
4. Kelangsungan hidup
Biasanya kelangsungan hidup atau umur perusahaan relatif lebih singkat. Hal ini disebabkan sulitnya mencari pengganti pemilik perusahaan apabila pemilik meninggal dunia, sehingga terjadi kefakuman yang menyebabkan kelangsungan hidup perusahaan berakhir.
5. Sulit berkembang
Perusahaan akan sulit berkembang jika menggunakan badan hukum perseorangan. Hal ini dikarenakan kesulitan dalam mengelola usaha yang hanya berada dalam satu tangan. Sehingga jika ingin memperbesar perusahaan harus mengubah badan hukumnya terlebih dahulu.
6. Administrasi yang tidak terkelola secara baik
Dalam menjalankan aktivitasnya perusahaan perseorangan tidak megelola administrasinya secara baik, sehingga dokumentasi dari setiap transaksi sulit untuk dicari. Bahkan terkadang setiap transaksi tidak didukung dengan dokumen yang seharusnya dibutuhkan.


B. Firma (fa)
Firma adalah perusahaan yang didirikan oleh dua orang atau lebih dan menjalankan perusahaan atas nama perusahaan. Dalam persekutuan firma umumnya seluruh sekutu memiliki kewajiban tidak terbatas terhadap utang perusahaan, sedangkan dalam persekutuan terbatas satu atau lebih pemilik mungkin memiliki kewajiban terbatas.
Untuk mendirikan firma terdiri dari dua cara. Pertama melalui akta resmi dan yang kedua akta dibawah tangan. Jika melalui akta resmi, maka proses selanjutnya harus sampai di berita Negara. Namun jika memilih akta di bawah tangan proses tersebut tidak perlu, cukup melalui kesepakatan pihak-pihak terlibat.
Kepemimpinan firma berada sepenuhnya di tangan pemilik sekaligus bertanggung jawab terhadap segala resiko yang mungkin timbul, seperti masalah utang piutang. Modal firma diperoleh dari mereka yang terlibat dalam firma dan besarnya tergantung kesepakatan dari para pihak yang terlibat.

Mendirikan perusahaan bentuk firma lebih menguntungkan dibandingkan dengan perusahaan perorangan. Keuntungan dengan pendirian perusahaan dalam bentuk firma antara lain:
1. Untuk mendirikan firma relatif mudah, tidak memerlukan persyaratan yang berat. Namun jika dibandingkan dengan perusahaan perseorangan lebih sedikit berat kerena dalam firma perlu kesepakatan para pihak yang akan mendirikan firma.
2. Dalam pendirian firma tidak terlalu memerlukan akta formal, karea dapat menggunakan akta dibawah tangan (tidak formal).
3. Lebih mudah memperoleh modal, karena pihak perbankan lebih mempercayainya. Apalagi jika firma tersebut didirikan dengan akta resmi dan juga tidak terlalu banyak peraturan permerintah yang mengatur.
4. Lebih mudah berkembang karena dipegang lebih dari satu orang, sehingga lebih terbuka terhadap berbagai pendapat atau kritikan untuk kemajuan usaha.

Adapun kerugian jika memilih perusahaan dalam bentuk badan hukum
Firma adalah:
1. Pemilik firma memiliki tanggung jawab yang tidak terbatas atas utang yang dimilikinya.
2. Apabila salah satu pihak pemilik firma meninggal dunia atau mengundurkan diri, maka akan mengancam kelangsungan hidup perusahaan.
3. Kesulitan dalam peralihan kepemimpinan karena berbagai kepentingan para pihak yang terlibat dan juga sering terjadi konflik kepentingan sehingga dapat mengancam kemajuan usahanya.
4. Kesulitan dalam menghimpun dana untuk jumlah besar, serta mengikuti tender dalam jumlah tertentu.


C. Perseroan komanditer (CV)
Komanditier atau Commanditaire Vennootshcap lebih sering disingkat dengan CV mrupakan persekutuan yang didirikan berdasarkan kepercayaan. CV merupakan salah satu bentuk usaha yang dipilih oleh para pengusaha yang ingin melakukan kegiatan usaha dengan modal yang terbatas. CV merupakan badan usaha yang tidak berbadan hukum dan kekayaan para pendirinya tidak terpisahkan dari kekayaan CV.
Dalam perseroan komanditer terdapat beberapa sekutu yang secara penuh bertanggung jawab atas sekutu lainnya. Kemudian ada satu atau lebih sekutu yang bertindak sebagai pemberi modal. Tanggung jawab setuku komanditer hanya terbatas pada sejumlah modal yang ditanamkan dalam perusahaan. Jadi, sekutu yang terdapat dalam CV ada 2 yaitu sekutu komanditer (sekutu pasif) dan sekutu komplementer (sekutu aktif).
Perusahaan perseroan Komanditer dijalankan oleh seorang sekutu aktif dan bertanggung jawab atas segala resiko atau kewajiban pihak ketiga. Tanggung jawab ini juga sampai pada penggunaan harta pribadi. Adapun sekutu pasif hanya menyetorkan sejumlah dana, namun tidak terlibat dalam pengelolaan perusahaan.
Karateristik badan usaha CV:
1. CV didirikan minimal 2 orang, dimana salah satu pihak bertindak sebagai Persero Komplementer (Persero Aktif) yaitu persero pengurus yang menjabat sebagai direktur, sedangkan yang lainnya bertindak sebagai Persero Komanditer (Persero Pasif).
2. Seorang persero aktif akan bertindak melakukan segala tindakan pengurusan atas perseroan. Dengan demikian, apabila terjadi kerugian maka persero aktif yang bertanggung jawab secara penuh dengan seluruh harta pribadinya untuk menggantikan kerugian.
3. Adapun untuk persero komanditer, karena dia hanya bisa bertindak selaku sleeping patner, maka dia hanya bertanggung jawab sebesar modal yang disetorkannya ke dalam perseroan.

Keuntungan dalam mendirikan perseroan Komanditer adalah:
1. Untuk mendirikan CV untuk saat ini relative lebih sulit, karena memerlukan syarat yang cukup banyak dibandingkan dengan firma. Pendirian CV harus melalui akta notaris dan didaftarkan di Departemen Kehakiman.
2. Bentuk CV sudah dikenal masyarakat, terutama masyarakat bisnis kecil dan menegah, sehingga memudahkan perusahaan ikut dalam berbagai kegiatan.
3. CV lebih mudah dalam memperoleh modal, karena pihak perbankan lebih mempercayainya.
4. Lebih mudah berkembang karena manajemen dipegang oleh orang yang ahli dan dipercaya oleh sekutu lainnya.
5. CV lebih fleksibel, karena tanggung jawab terbatas hanya pada sekutu Komanditer sedangkan yang mengurus perusahaan dan mempunyai tanggung jawab tidak terbatas hanya sekutu komplementer.
6. Pengenaan pajak hanya satu kali, yaitu pada badan usaha saja. Pembagian keuntungan atau laba yang diberikan kepada sekutu Komanditer tidak lagi dikenakan pajak penghasilan.

Adapun kerugian jika memilih perusahaan dalam pentuk CV antara lain:
1. Maka tanggung jawab akan menjadi tanggung jawab pribadi apabila sekutu komanditer menjadi sekutu aktif.
2. Status hukum badan usaha CV jarang dipilih oleh pemilik modal atau beberapa proyek besar.

Sementara itu untuk mendirikan CV tidak diperlukan syarat yang berat. Adapun persyarata pendirian CV adalah sebagai berikut:
1. Pendirian CV disyaratkan oleh dua orang, dengan menggunakan akta notaris dan menggunakan bahasa Indonesia.
2. Pada pendirian CV, yang harus dipersiapkan sebelum datang ke notaris adalah adanya persiapan mengenai: nama CV yang akan digunakan, tempat kedudukan CV, siapa saja yang bertindak sebagai persero aktif, dan persero diam, maksud dan tujuan pendirian CV serta dokumen persyaratan yang lain.
3. CV tersebut didaftarkan pada pengadilan negeri setempat serta membawa perlengkapan berupa: SKPD (Surat Keterangan Domisili Perusahaan) dan NPWP atas nama CV yang bersangkutan, guna memperkuat kedudukan CV.


D. Perseroan Terbatas (PT)
Perseroan terbatas (PT) adalah badan hukum perusahaan yang paling banyak digunakan dan diminati oleh para pengusaha. Penyebabnya adalah karena badan hukum seperti ini memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan badan hukum lainnya. Kelebihannya antara lain luasnya badan usaha yang dimiliki, kebebasan bergerak dalam berbagai bidang usaha serta tanggung jawab yang dimiliki terbatas hanya kepada modal yang disetorkan.
Berikut ciri utama dari perusahaan yang berbentuk badan hukum perseroan terbatas, yaitu:
1. Kewajiban terhadap pihak luar, terbatas hanya kepada modal yang disetorkannya. Artinya, jika perusahaan menanggung utang, maka kewajiban pemilik hanya terbatas kepada modal yang disetorkan. Oleh karena itu harta pribadi tidak ikut dijaminkan untuk membayar kewajiban tersebut.
2. Kemudahan alih kepemilikan, artinya jika seseorang memegang saham perusahaan tersebut kemudian ingin menjualnya dengan berbagai sebab, maka dengan mudah dapat dipindahtangankan atau dijual ke pihak lain.
3. Usia PT tidak terbatas, artinya perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas memiliki usia yang tidak terbatas, selama masih mampu untuk beroperasi walaupun pemilik atau manajemennya meninggal dunia dapat dilanjutkan oleh pemilik saham lainnya.
4. Kemampuan untuk menghimpun dana dalam jumlah yang besar, artinya jika perusahaan ingin memperoleh modal dalam jumlah yang besar, maka dengan mudah pihak kreditor untuk mempercayainya.
5. Kebebasan untuk melakukan berbagai aktivitas bisnis, baik jenis atau bidang usaha maupun wilayah operasinya lebih luas dan beragam.


Kemudian untuk menjalankan aktivitasnya setiap perseroan terbatas memiliki Organ Perseroan,yaitu:
1. Rapat Umum Pemegang Saham.
2. Direksi.
3. Dewan Komisaris.


Macam-macam perseroan terbatas yang dilihat dari berbagai sudut pandang, yakni:

1. Dilihat dari segi kepemilikan
a. Perseroan Terbatas Biasa
Merupakan PT dimana para pendirinya, pemegang saham dan pengurusnya adalah warga Negara Indonesia dan badan hukum Indonesia.
b. Perseroan Terbatas Terbuka
Merupakan PT yang didirikan dalam rangka penanaman modal yang dimungkinkan warga negara asing atau badan hukum asing menjadi pendiri, pemegang saham, dan pengurusnya.
c. Perseroan Terbatas PERSERO
Merupakan PT milik pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Perseroan terbatas jenis ini sebagian besar pengaturannya tunduk pada ketentuan tentang Badan Usaha Milik Negara. Biasanya perusahaan jenis ini. Kata perseroan ditulis di belakang nama perseroan terbatas tersebut. Contoh: PT Telkom (Persero).


2. Dilihat dari segi status perseroan terbatas terbagi dalam:
a. Perseroan Tertutup
Perseroan tertutup merupakan Perseroan Terbatas yang modal dan jumlah pemegang sahamnya memenuhi kriteria tertentu dan perseroan yang tidak melakukan penawaran umum.
b. Perseroan Terbuka
Perseroan Terbuka maksudnya adalah perseroan yang modal dan jumlah pemegang sahamnya memenuhi kriteria tertentu dan perseroan yang melakukan penawaran umum, sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.



Persyaratan mendirikan perseroan terbatas sesuai dengan undang-undang PT, yakni:

1. Perseroan didirikan oleh dua orang atau lebih dengan akta notaris yang dibuat dalam bahasa Indonesia.
2. Setiap pendirian Perseroan wajib mengambil bagian saham pada saat perseroan didirikan.
3. Pada saat peleburan, tidak berlaku ketentuan yang tertera pada ayat (2).
4. Perseroan memperoleh badan hukum pada tanggal diterbitkannya keputusan menteri mengenai pengesahan badan hukum perseroan.
5. Setelah perseroan memperoleh status badan hukum dan pemegang saham kurang dari dua orang, dalam jangka waktu paling lama enam bulan terhitung sejak keadaan tersebut pemegang saham yang bersangkutan wajib mengalihkan sebagian sahamnya kepada orang lain atau perseroan mengeluarkan saham baru kepada orang lain.
6. Apabila telah melampaui waktu enam bulan, pemegang saham tetap kurang dari dua orang, maka pemegang saham bertanggung jawab secara pribadi atas segala perikatan dan kerugian perseroan, dan atas permohonan pihak yang berkepentingan, pengadilan negeri dapat membubarkan perseroan tersebut.
7. Ketentuan yang tertera pada ayat (1), (5), dan (6) tidak berlaku bagi:
a. Persero yang seluruh sahamnya dimiliki oleh negara.
b. Perseroan yang mengelola bursa efek, lembaga kliring dan penjaminan, lembaga penyimpanan dan penyelesaian, dan lembaga lain sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang Pasar Modal.







Dalam praktiknya modal perseroan terbatas terdiri dari:

1. Modal Dasar (Authorized Capital)
Modal dasar terdiri dari atas seluruh nilai nominal saham dan merupakan modal pertama kali dan tertera dalam akta notaris pada saat perseroan terbatas tersebut didirikan.
2. Modal ditempatkan atau dikeluarkan (Issued Capital)
Merupakan modal yang telah ditempatkan atau dikeluarkan oleh pemegang saham. Besarnya modal ditempatkan minimal 25% dari modal dasar.
3. Modal Sektor (Paid-Up Capital)
Merupakan modal yang harus disetor oleh pemegang saham yang jumlahnya paling sedikit 25% dari modal dasar harus ditempatkan dan disetorkan penuh. Modal ditempatkan dan disetorkan penuh dengan dibuktikan dengan penyetoran yang sah.


E. Koperasi
Koperasi merupakan badan usaha yang terdiri dari kumpulan orang-orang yang bertujuan mensejahterakan para anggotanya, walaupun dalam praktiknya koperasi juga melayani kepentingan umum.
Menurut undang-undang nomor 25 tahun 1995, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi, sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas kekeluargaan.
Tujuan koperasi adalah untuk memajukan kesejahteraan para anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Kemudian koperasi juga ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Fungsi dan peran koperasi di dalam masyarakat dan pemerintah sesuai dengan Undang-Undang Koperasi, yaitu:
• Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial.
• Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
• Memperkukuh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai saka guru.
• Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Persyaratan untuk mendirikan koperasi yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta atas dasar asas kekeluargaan adalah sebagai berikut:
1. Koperasi primer dibentuk sekurang-kurangnya 20 orang.
2. Koperasi sekunder dibentuk sekurang-kurangnya 3 koperasi.
3. Pembentukan koperasi dilakukan dengan akta pendirian yang memuat anggaran dasar sekurang-kurangnya:
a. Daftar Nama Pendiri
b. Nama dan Tempat Kedudukan
c. Maksud dan Tujuan serta Bidang Usaha
d. Ketentuan Mengenai Keanggotaan
e. Ketentuan Mengenai Rapat Anggota
f. Ketentuan Mengenai Pengelolaan
g. Ketentuan Mengenai Permodalan
h. Ketentuan Mengenai Jangka Waktu Berdirinya
i. Ketentuan Mengenai Pembagian Sisa Hasil Usaha
j. Ketentuan Mengenai Sanksi
4. Koperasi memperoleh status badan hukum setelah akta pendiriannya disahkan oleh pemerintah.
a. Untuk memperoleh pengesahan, para pendiri mengajukan permintaan tertulis disertai akta pendirian koperasi
b. Pengesahan akta diberikan paling lama tiga bulan setelah diterimanya permintaan pengesahan
c. Pengesahan akta pendirian diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Jenis koperasi berdasarkan pada kesamaan kegiatan dan kepentingan ekonomi anggotanya. Secara umum koperasi dibagi menjadi 2 yaitu:

1. Koperasi primer adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan orang-seorang.
2. Koperasi sekunder adalah koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan koperasi.

Modal koperasi terdiri dari modal sendiri dan modal pinjaman. Modal sendiri berasal dari simpanan pokok, simpanan wajib, dana cadangan, atau hibah. Modal pinjaman berasal dari anggota koperasi lainnya dan anggotanya, bank dan lembaga keuangan lainnya, atau melalui penerbitan obligasi serta surat utang lainnya. Tujuan koperasi adalah untuk membangun dan mengembangkan potensi kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dam masyarakat pada umunya.
Dalam menjalankan aktivitasnya, koperasi memiliki bidang usaha yang cukup luas dan hampir semua bidang usaha dapat dijalankan koperasi. Berikut ini lapangan usaha koperasi yang dapat dijalankan koperasi adalah:
1. Usaha koperasi adalah usaha yang berkaitan langsung dengan kepentingan anggota untuk meningkatkan usaha dan kesejahteraan anggota.
2. Kelebihan kemampuan pelayanan koperasi dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang bukan anggota koperasi.
3. Koperasi menjalankan kegiatan usaha dan berperan utama disegala bidang kehidupan ekonomi rakyat.
4. Koperasi dapat menghimpun dana dan menyalurkan melalui kegiatan usaha simpan pinjam dari dan untuk:
a. Anggota koperasi yang bersangkutan.
b. Koperasi lain atau anggotanya.
5. Kegiatan usaha simpan pinjam dapat dilaksanakan sebagai salah satu atau satu-satunya kegiatan koperasi.
6. Pelaksanaan kegiatan usaha simpan pinjam oleh koperasi diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah.


F. Yayasan
Yayasan merupakan badan usaha yang dibentuk untuk kegiatan sosial atau pelayanan masyarakat. Tujuannya memberikan pelayanan seperti kesehatan atau pendidikan atau pemberdayaan masyarakat umum dan tidak mencari keuntungan. Modal berasal dari sumbangan, wakaf, hibah, atau sumbangan lainnya.
Kekayaan yayasan baik berupa uang, barang, maupun kekayaan lain yang diperoleh yayasan. Berdasarkan undang-undang ini dilarang dialihkan atau dibagikan secara langsung atau tidak langsung kepada pembina, pengurus, pengawas, karyawan, atau pihak lain yang mempunyai kepentingan terhadap yayasan.
Dalam menjalankan kegiatannya sehari-hari yayasan mempunyai organ yang terditri atas:
1. Pembina
2. Pengurus
3. Pengawas

Ketentuan, syarat, dan pendirian yayasan antara lain:
1. Yayasan didirikan oleh satu orang atau lebih dengan memisahkan sebagian harta kekayaan pendirinya sebagai kekayaan awal.
2. Pendirian yayasan dilakukan dengan akta notaris dan dibuat dalam bahasa Indonesia.
3. Yayasan dapat didirikan berdasarkkan surat wasiat.
4. Yayasan memperoleh status badan hukum setelah akta pendirian yayasan memperoleh pengesahan dari materi.
5. Kewenangan materi dalam memberikan pengesahan akta pendirian yayasan sebagai hukum dilaksanakan oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia atas nama menteri, yang wilayah kerjanya meliputi tempat kedudukan yayasan.
6. Dalam memberikan pengesahan, Kepala Kantor Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dapat meminta pertimbangan instalasi terkait.



Litosfer atau kerak bumi tersusun atas berbagai jenis batuan, baik batuan beku, sedimen maupun metamorfosa.secara rinci jenis batuan dan karakteristiknya dapat diuraikan sebagai berikut :
A. Batuan Beku
Batuan beku (igneous rock, ignis = api) adalh batuan yang berasal dari makma yang membeku. Batuan ini dibedakan menjadi tiga macam, yaitu :
1. Batuan Beku Dalam / Batuan Plutonis / Batuan Intrusi
Ciri utama dari batuan beku dalam adalah berstruktur holo kristalin (semua mengkristal0 atau gratis. Semua bahan terdiri dari Kristal-kristal. Pada waktu terjadi pembekuan, turunnya suhuberjalan sangat lambat, maka terjadilah pengkristalan yang sempurna. Ukuran kristalnya besar-besar dan kasar. Acontoh batuan beku dalam adalah :
• Granit, yang terdiri atas kwarsa dan mengandung sejumlah besar feldspar (orthoklas). Granit terdiri dari bermacam-macam mineral yang berbeda-beda warnanya. Oleh karena itu warna dari granit sulit diketahui. Warna granit yang banyak dijumpai adalah : merah, kelabu, putih, dan hijau.
• Dlorit : termasuk asam (felsik). Bataun asam adalah batuan yang kaya akan kwarsa (SiO2). Bataun ini terdiri dari plogioklas, homoblenda (mineral gelap) dan lebih sedikit mengandung silisum dan kalsium dari pada granit.
• Gabro : batuan ini termasuk basa (mafik). Artinya miskin asam kersil (kwarsa). Mineral pembentuknya terutama terdiri dari pyroksin dan homoblenda serta sedikit plagioksin. Pada batuan ini banyak mengandung mineral hitam seperti : homblenda, olivine, proksin dan biotin.
• Syenit : kadar asam kisalnya (kwarsa) hamper sama dengan dengan diorite. Mineral pembentuknya adalah soda potash, feldspar, sedikit homblenda, biotit dan augit.
2. Batuan Beku Gang / Celah
Makma yang naik kepermukaan bumi mengalami proses pendinginan yang lebih cepat. Akibatnya pada proses pembekuan dapat terjadi pengkristalan yang kurang sempuran disebut berstruktur porfiris, terdiri dari feldspar, biotit, kwarsa, dan Kristal-kristal kecil yang halus disebut masa dasar (ground massa), sedangkan kristar besar yang terdapat diantara masa dasar disebut fenokris (Kristal sulung).
Lokasi pembekuan makma pada selas-sela lapisan batu-batuan atau pada corong diantrema/ saluran makma yang sedang naik dilapisan kulit / kerak bumi. Contoh : profir Granit, profir, Profir syenit dan Profir Gabro. Keistimewaan batuan beku ini yakni mempunyai susunan mineral yang sama dengan makma asalnya. Teta disuatu tempat tertentu batuan beku gang dapat menjadi lebih asam atau lebi basa dari suatu golongan tertentu.batuan beku gang yang berbutir halus dan kaya akan SiO2 disebut aplit. Sedangkan yang berbutir kasar dan juga kaya akan Sio2 disebut dengan pegmatite. Pada pegamatit kadang-kadang terdapat Kristal feldspar yang panjangnya lebi dari 1 meter.
3. Batuan beku luar /Batuan Ekstrusi /batuan volkanis
Magma yang telah keluar kepermukaan bumi disebut lava. Setelah sampai dipermukaan bumi proses pendinginan berjalan sangat cepat, sehingga tidak ada kesempatan untuk berlangsungnya poses kristalisasi. Kalau pun masih terdapat krisatal itu sangat halus dan sukar dilihat mata telanjang dan sulit sekali dibeda-bedakan. Batuan dengan Kristal mineral halus seperti disebut berstruktur : aphanites atau berstruktur amorf (tidak berbentuk).
Contoh batuan beku luar adalah : rhyolit, andesit, trachit, basalt, obsidian, dan batu apung (purnice). Rhyolit adalah batuan beku luar dari magma granit, andesit merupakan bentuk batuan beku luar dari makma diorite. Basalt merupakan bentuk batuan beku luar dari magma gabro-syenit. Obsidian dan batu apung adalah gelas volkanik bentuk yang terlepas dari magma ketika membeku.
Berdasarkan presentasenya SiO2 9silisium Dioksida), batuan beku digolonkan menjadi :
1. Ultra Basic Ricks (dengan sejumlah SiO2 <45%)
Semua batuan ini mempunyai formasi holo-kristal. Mineral pembentuknya terutama adalah olivine dan piroksin atau secara praktis batuan ini terususun dari mineral silikat. Contoh : Peridottite, Dumite, dan Pyroxenite.
2. Basic Rocks (dengan sejumlah SiO2 antara 45-55%)
Pyroksin dan plagioklas (anortite dan labradorit) adalah mineral utama pembentuk batuan ini, dengan sejumlah kecil homblenda dan olivine, contoh batuan ini adalah gabro, basalt,dan diabas.
3. Igneous Rocks (dengan jumlah SiO2 antara 55-65%)
Jenis batuan ini mineral-mineral yang berwarna terang lebih banyak dari pada yang berwarna gelap. Oleh karennya pada umumnya jenis batuan ini berwarna lebih terang. Contoh batuan ini adalah : Dlorite, Andesit, Porpyhyrite, Syenite, dan Trachite.
4. Acld Rocks (dengan jumlah SiO2 antara 65-75%)
Karekteristik dari batuan ini adalah kadar kwarsanya yang besar dan mengandung sejumlah besar feldspar (orthoklas). Contoh batuan ini adalah : Granit, Liparite (trachyte), pegmatike, Obsidian (gelas Volakanik), Pumice (Batu Apung).

B. Batuan Sedimen
Sebagian besar batuan sendimen, bahan asalnya batuan beku dan sebagian kecil terbentuk dari sisa-sisa organism (kehidupan). Hamper 4/5 permukaan bumi tertutup oleh batuan sendimen(batuan endapan).
Oleh karena pengaruh kekuatan atau tenaga alam terutama tenaga dari luar permukaan bumi, seperti: air,angin,pemanasan dan pendinginan,gelombang dan lain-lain. Batuan beku dapat dapat menjadi lapukdan terpecah-pecahmenjadi bagian-bagian kecil (frakmen) atau terurai berubah menjadi bahan-bahan pembentuknya atau dapat pula berubah menjadi garam-garam yang dapat larut dalam air.
Air,angin,gletser dapat mengangkut bahan-bahan yang telah lapuk atau terurai tersebut dan mengendapkannya di tempat lain yang umumnya di tempat-tempat yang lebih rendah. Dengan demikian secara berturut-turut terjadi proses pelapukan, pengikisan, pengangkutan dan pengendapan (sendimentasi, kemudian terbentuklah batuan sendimentasi.
Selama proses ini terjadilah seleksi yaitu bahan-bahan yang lebih besar dan berat diendapkan ditempat yang lebih dekat dengan tempat asalnya. Sedangkan yang lebih kecil/halis dan ringan diendapkan lebih jauh. Setelah mengendap material-material tersebut terjadilah sementasi (perekatan) yang biasanya oleh CaCo3 atau SiO2 dan kompaksi (pemadatan), sehingga terbentuk batuan sendimen.
Puing-puing yang besar pada umumnya tetap tinggal dan mengendap di tempat terjadinya pelapukan. Pembentukan sendimen di tempat asal atau di sekitar tempat terjadinya pelapukan disebut “eluvium”, sedangkan pembentukan sendimen yang terjadi di tempat yang jauh dari asal batuan induknya di sebut “alluvium”.
Eluvium menghasilkan endapan atau sendimen “eluvial” contohnya breksi. Sedangkan alluvium menghasilkan endapan “alluvial” contohnya konglomerat, batupasir, batulempung, dan lain-lain. Bagian-bagian yang larut biasanya hanya dapat menjadi batuan sendimen setelah melalui proses yang pelik,yakni proses kimiawi atau proses organis.
Ciri khas batuan sendimen adalah pelapisannya (membentuk lapisan-lapisan),sehingga batuan sendimen disebut juga batuan berlapis (strata=lapisan).
Jenis-jenis Batuan Sendimen:
Menurut proses terbentuknya, batuan sendimen dibagi menjadi : batuan sendimen klastika/mekanis, batuan sendimen kimiawi dan batuan sendimen organis.

a. Batuan Sendimen Klastika
Batuan sendimen klastika yaitu batuan sendimen yang terdiri dari kelompok batuan. Bahan asal dari batuan tersebut (frakmen-frakmennya) terlepas dari batuan induknya karena pengaruh dari batuan mekanis (misalnya benturan, retakan). Frakmen-frakmen yang telah mengendap di suatu tempat, mengalami sementasi dan kompaksi sehingga terikat satu ssama lain,mengeras dan membentuk batuan baru seperti: konglomerat, breksi, batupasir, batulempung dan lain sebagainya. Proses sementasi dan kompeksi ini memakan waktu yang lama.
Sebagai bahan pengikat biasanya terdiri dari kapur asam arang (CaCO3), kwarsa (SiO2) atau limonite (Hidroksida besi = Fe2O4) yang mengendap secara kimiawi di antara hancuran batuan.
Besar kecilnya frakmen yang membentuk batuan sendimen dapat dibedakan menjadi:
- Bongkah-bongkah dengan diameter 2.000 – 200 mm
- Kerikil besar (kerakal) dimeter 200 – 20 mm
- Kerikil halus diameter 20 – 2 mm
- Pasir Kasar diameter 2 – 0,2 mm
- Pasir Halus diameter 0,2 – 0,02 mm
- Geluh / lanau diameter 0,02 – 0,002 mm
- Lempung diameter < 0,002 mm
Sendimen klastika menurut besar kecilnya batuan (frakmen) yang membentuknya dapat dibagi menjadi:
- Psefit : butir-butirnya kasar (kerikil ,konglomerat).
- Psamit : butir-butirnya agak kasar (pasir).
- Pelit : butir-butirnya halus (geluh, lempung)
Pesfit : biasanya terdapat/terjadi pada dinding-dinding di mana terjadi penumpukan puing-puing besar. Contohnya : konglomerat dan breksi.
Konglomerat adalah batuan sendimen klastika yang terdiri dari kumpulan dari batuan-batuan guling (frakmen batuan yang telah menjadi bulat) yang kemudian terikat menjadi satu/tersementasi oleh SiO2 atau CacO3. Batuan konglomerat telah terbawa jauh dari sumbernya(mengalami penggelidingan saat transportasi oleh aliran air).
Breksi adalah batuan sendimen klastika yangterdiri dari kumpulan batuan-batuan yang masih bersudut tajam dan kemudian terikat menjadi satu oleh caCO3 atau SiO2. Batuan breksi berada tidak jauh dari sumber 9batuan induknya, oleh karena itu frakmennya masih bersudut lancip).
Konglomerat atau breksi yang terdiri dari frakmen-frakmen batuan yang sejenis disebut konglomerat atau breksi monomektos (poligomektos), dan bila terdiri dari frakmen-frakmen batuan yang bermacam-macam disebut konglomerat atau polimektos. Kecuali itu bila berasal dari bahan-bahan volkanis di sebut :aglomerat.
Psamit : frakmen yang membentuknya biasanya mengendap jauh dari batuan induknya dan umumnya berlapis-lapis. Contoh ini : batupasir, batulanau dan endapan loss.
Batupasir : sendimen klastika yang merupakan kumpulan dari frakmen-frakmen batuan yang ukuran butiranya antara 2 – 0,02 mm. bila bahan pengikatnya terdiri dari lempung, maka batuannya disebut gravel. Batuan pasir yang mengandung feldspar lebih dari 25 % disebut orkosa. Bila butirnya sebagian besar terdiri dari kalsium karbonat (CaCO3) disebut batu gamping atau kalkarin.
Batulanau : kumpulan batuan frakmen yang butir-butirnya paling sdikit 50 % berukuran 0,2 – 0,002 mm yang mengeras dan menjadi batu.
Tanah loess (endapan loess) : endapan ini merupakan endapan debu-debu halus berasal dari padang pasir yang tenaga pengangkutnya angin. Endapan los ini termasuk endapan teristis dan lapisan endapannya sering terdapat lapisan simpang siur.
Pelit : batuan ini terdiri dari frakmen yang halus ( lempung). Yang termasuk batuan ini adalah : batu lempung dan kwarsa.

b. Sendimen Kimiawi
Bahan asal batuan batuan sndimen kimiawi adalah uraian hasil pelapukan batuan beku yang larut dalam air. Kebanyakan terjadi Karena pengikisan air yang kaya akan garam (evaporit) dan konsentrasi-konsentrasi pengendapan.
Umumnya batuan sendimen kimiawi tersusun atas garam-garam yang larut dalam air laut, seperti : NaCl, KCl, MgSO4, CaCo4, CaCO3, dan lain sebagainya.
Contoh batuan sendimen kimiawi adalah:
a. Oolit : batuan yang terdiri dari atsa kumpulan butiran-butiran kecil berdiameter antara 0,5 – 10 mm,yang terjadi karena pengendapan,meliputi seluruh inti, hingga penampangnya Nampak sebagai bangunan yang konsentris. Sendimen ini terjadi pada air yang bergerak cepat.
Macam - macam oolit:
- Oolit gamping
- Oolit besi
- Oolit yang bersifat pesilit.
b. Batu gamping (limestone) : macam- macam batu gamping (kapur) dapat di jelaskan sebagai berikut :
- Limestone : batu kapur yang utama terdiri dari kalsit (CaCO3) yang berbentuk Kristal, yang menunjukan bahwa asalnya dari pengendapan kimia.
- Chalk : batuan kapur yang terdiri atas frakmen-frakmen binatang berkerangka kapur dan tumbuh-tumbuhan.
- Mergel (Marl) : batuan kapur yang terdiri atas campuran CaCO3 dengan tanah liat dan pasir.
- Dolomit : batuan kapur yang terjadi dari batu kapur yang lebih keras dan rumus kimianya CaMg (CO3)2.
- Travertin : endapan kapur di daratan, yang terjadi pada mata air yang mengandung banyak gamping.
c. Garam dapur : Dengan rumus kimia NaCl, berasal dari laut. Untuk terbentuknya endapan garam haruslah terdapat di daerah yang beriklim kering dan terdapat pada cekungan yang terpisah dari laut bebas.

c. Batuan sendimen Organis
Batuan sendimen organis berasal dari larutan-larutan, yang terbentuk karena pemisahan oleh organism (jasad hidup). Dapat dikatakan bahwa CaMgsemua sendimen organis terdiri atas gamping (CaCO3) atau dolomit . Batuan ini terbentuk oleh longgokan bagian-bagian rangka jasad(CO3) tumbuhan-tumbuhan atau binatang. Kebanyakan sendimen organis tercampur dengan batuan klastika. Contoh batuan sendimen organis adalah :
Batu gamping (kapur) : batuan endapan yang mengandung lebih dari 90% CaCO3.
Dolomit : batuan endapan yang mengandung lebih dari 90% CaMg (CO3).
Batu gamping dolomitan / dolomit gamping : batuan endapan yang berupa campuran antara dolomit dengan batu kapur.

Berdasarkan tenaga yang mengangkut bahan asal batuan sendimen, dibedakan menjadi :
1) Batuan sendimen aquatis : batuan sendimen yang di endapkan oleh air. Contoh : gosong pasir disungai, tanah alluvial pada dataran alluvial (alluvial plain), dataran banjir (flood plain), tanggul alam, kipas alluvial, delta dan lain-lain.
2) Batuan sendimen aeris atau Aeolis : batuan sendimen yang diendapkan oleh tenaga angin. Contoh: tanah loess, gumuk pasir (sand dune).
3) Batuan sendimen glasial : batuan sendimen yang di endapkan oleh tenega es yang mencair atau gletser. Contoh : morena, drumline.

Berdasarkan tempat dimana terjadi pengendapan batuan sendimen ,digolongkan menjadi :
1) Batuan sendimen Teristris : diendapkan di daratan.
2) Batuan sendimen Marine : diendapkan di dasar laut.
3) Batuan sendimen Fluvial : diendapkan di dasar sungai.
4) Batuan sendimen Limnis : diendapkan di dasar danau.
5) Batuan sendimen Glasial : diendapkan di daerah yang pernah mengalami erosi glasial.

C. BATUAN METAMORFOSIS
Batuan metamorposis adalah batuan yang berasal baik dari batuan beku atau batuan sedimen yang telah mengalami perubahan baik secara fisik maupun kimiawi, karena pengaruh tenaga alami yakni suhu dan tekanan dalam jangka waktu tertentu (lama).
Perubahan sifat batuan-batuan tersebut dapat terjadi karena proses diagnesis dan metamorphosis. Diagnesis adalah perubahan sifat karena suhu dan tekanan tidak seberapa (ciri/sifat batuan asal masih Nampak), misalnya terjadi konkresi (penyatuan) dapat dimasukkan kedalam golongan ini. Sedangkan metamorphosis adalah suatu sifat perubahan wujud, sehingga bentuk dan susunan dari batuan semula tidak tampak. Metamorposis batuan dapat disebabkan oleh 2 hal, yaitu :
a. Dinamo Metamorfosis
Adalah proses perubahan sifat batuan karena mengalami tekanan (yang lebih dominan). Tekanan ini dapat berasal dari : gerakan magma yang menuju kepermukaan bumi, gerakan lipatan, dann patahan kulit bumi. Contoh batuan metamorphosis adalah :
Gneis : berasal dari batuan granit yang telah mengalami dinamo metamorphosis sehingga berubah sifat fisiknya.
Orthogneis : gneis yang berasal dari batuan beku karena pengaruh tekanan dalam jangka waktu yang lama, granit dapat menyerupai batuan tertentu, sehingga orthogenesis mempunyai lapisan-lapisan yang hamper menyerupai batuan sedimen.
Paragneis : gneis yang berasal dari batuan sedimen (profir granit). Karena pengaruh tekanan yang besar dalam jangka waktu yang lama, batuan sedimen dapat berubah berkristal sehingga menyerupai batuan beku.
b. Kontak Metamorfosis
Kontak Metamorfosis adalah proses perubahan sifat batuan karena mendapat pengaruh dari pemanasan. Biasanya terjadi dari batuan yang sudah ada, kemudian mendapat pemanasan (kontak) dari magma. Kontak metamorphosis dapat dibedakan menjadi :
Kontak Metamorfosis Thermis : Metamorfosis yang disebabkan karena kenaikan suhu. Contohnya : batuan granit.
Kontak Metamorfosa Pneumatholitis : Kontak metamorphosis yang disertai adanya penambahan-penambahan zat-zat baru yang berasal dari gas ke dalam batuan yang mengalami proses metamorphosis.


Followers

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!